Pendidikan gratis bagi anak-anak panti asuhan hanya retorika. Meski sudah dijanjikan, harapan itu belum tertunai di tahun ajaran 2013-2014 kemarin. Faktanya, masih ada panti asuhan yang kesulitan mendaftarkan anak-anak asuhnya ke sekolah. Alasan biaya pendidikan.
Salah satunya, Panti Asuhan Yatim Piatu Wira Lisna di kelurahan Mata Air, Kecamatan Padang Selatan. Tahun ajaran baru 2013, terdapat 5 anak didik dari panti asuhan itu masuk di 3 SMK Negeri di Padang. Semuanya, mengalami penangguhan pembayaran.
“Memang ada yang menggratiskan biaya pembangunan dan biaya sukarela. Tapi kita bayar juga uang perlengkapan pribadi seperti baju. Padahal kita sudah punya seragam dari bantuan sukarela pihak donator,” ungkap pengelola PA Aliarni, Selasa (9/7).
Sebagai pengelola, Aliarni berharap mendapat kelonggaran dari pihak sekkolah. Terutama sekolah negeri. Sebab, katanya, tidak hanya lima anak asuh yang sedang menjalani pendidikan. “ Di Panti Wira Lisna, terdapat 40 anak yang masih dalam usia sekolah. Mau tidak mau, kita bayar yang prioritas terlebih dahulu. Untuk yang bisa ditangguhkan, kita minta kelonggaran,” jelasnya.
Janji pendidikan gratis bagi anak-anak panti dilontarkan oleh Wakil Wali Kota Padang Mahyeldi saat lomba antarpanti se Kota Padang dalam rangka perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, Januari lalu. Hingga tulisan ini diturunkan, jani itu belum terwujud bagi anak-anak PA Wira Lisna.
“Kita berharap ada kepastian tertulis dari Pemko. Kalau yang tertulisnya ada, kita berurusan lebih mudah. Kalau bisa, sekolah negeri menggratiskan anak-anak yang berasal dari panti asuhan,” harap Aliarni.
Badan Kerja Sama Panti Asuhan (BKSPA) Kota Padang berharap, sekolah gratis bagi anak asuh panti asuhan berlaku juga untuk sekolah swasta. Negeri dan swasta, sama-samamemberikan kelonggaran.
“Harapan kita dari BKSPA, sekolah dapat memberikan kelonggaran bagi anak-anak binaan panti asuhan. Termasuk sekolah swasta. Kepada masyarakat juga, kita harap meningkatkan kepedulian dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak binaan panti asuhan,” ujar Sekretaris BKSPA Kota Padang Yulius Amra.
Sabtu, 13 Juli 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)







0 komentar:
Posting Komentar